Sabtu, 28 September 2019

Menghadiri MUHADOROH AKBAR SMPIT LOGARITMA


Karanganyar, 28 September 2019
Hari ini adalah hari yang di mana santriwan santriwati MI Terpadu Logaritma  Di undang untuk menyaksikan MUHADOROH AKBAR yang di selenggarakan oleh kaka SMPIT LOGARITMA
##mitlogaritma
##smpitlogaritma

Selasa, 19 Desember 2017

Marketing Day MI TERPADU LOGARITMA

Marketing Day MI TERPADU LOGARITMA

Alhamdulillah 20/12/2017, anak-anak kelas 5 mi terpadu logaritma mulai belajar berdagang atau bahasa kerennya BERBISNIS. Kenapa kita ajari anak untuk berbisnis?, karena sabda rasulullah saw "...9 dari 10 pintu rizqi adalah berdagang.."  mengacu dr sini anak" adalah generasi islam masa depan, oleh sebab itu kita harus bekali anak-anak kita dengan ketrampilan. Yaitu berdagang atau berbisnis, tentunya berdagang dengan seperti yang rasulullah saw ajarkan yaitu dengan mengikuti alquran wal hadist. 


in sha alloh dengan berbisnis ini, akan dapat menopang kehidupan anak-anak kelak dan bahkan bukan cuman dapat menopang kehidupannya saja harapannya juga dapat menopang dakwah umat islam...  Allohuakbar...!!! ✊✊☝️

#generasipembisnisislam
#generasimuslim
#mitlogaritma

@naufal_yain


Sabtu, 10 Juni 2017

Makalah Permainan Tradisional



PERMAINAN TRADISIONAL
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan Outdoor
Dosen Pengampu
Yogi Ferdi Irawan, M.Pd.





Oleh :
NAUFAL SYAFIQ HUSNAYAIN
OR11542




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN REKREASI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MA’ARIF NAHDLATUL ULAMA
 KEBUMEN
2016
Nama               : Naufal Syafiq H
NIM                : OR11542
MAKUL         : Pendidikan Outdoor
PRODI            : PJKR B

“PERMAINAN PETAK UMPET”
Indonesia yang kaya akan beragam kebudayaaan dan alamnnya tentu menyimpan keunikan tersendiri dibanding dengan negara lain. Salah satunya ialah tentang macam-macam permainan trdisional yang pernah ada. Banyak permainan tradisional dari daerah jawa barat, jawa timur, sunda dan jawa yang pernah populer, tetapi kini sayangnya hanya menjadi kenangan dan jarang sekali dimainkan oleh anak-anak. Contoh permainan tradisional yang paling sering kita mainkan dulu adalah petak umpet, kelerang, layangan dan lain sebagainya, anda tentu pernah memainkan salah satunya bukan ?
Beragam permainan tradisional itu sangat diminati karena jaman duhulu belum secanggih saat ini. Dimana sekarang ini hampir semua permainan bisa dimainkan disebuah hanphone saja. Coba bayangkan dulu di era 90-an dari anak-anak hingga orang dewasa pasti mereka selalu bermain dengan cara yang tradisional, tetapi memberi kesan yang tidak bisa dilupakan hingga sekarang. Untuk mengingat masa kejayaan permainan tradisioanal tersebut kami disini akan memberikan beragam contoh permainannya, mari kita simak:
PERMAINAN PETAK UMPET
Pertama ada permainan yang bernama petak umpet, permainan ini dilakukan oleh lebih dari dua orang. Caranya sangat mudah sekali. Ada satu orang yang menjadi penjaga dan mencari temannya yang menghilang, sedangkan orang yang lain mengumpet disuatu tempat. Misalnya bermain dengan tujuh orang, lalu dimulai dengan hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi penjaga. Jika hompimpa sisa satu orang maka langsung dinyatakan dia kalah, tetapi jika hompimpa berbanding 3:4, maka yang tiga orang melakukan hompimpa hingga sisa satu orang yang kalah. Orang yang kalah tersebut dinamakan kucing.
Permainan dimulai dengan hingga kucing yang menjaga dan harus menutup matanya lalu menghitung dari satu sampai sepuluh. Orang-orang yang lainnya harus mengumpet di belakang pohon atau dibawah pohon, jangan sampai si kucing menemukan. Jika si kucing melengah maka orang-orang yang lain harus segera lari menuju tempat penjaga si kucing tadi, dan berteriak inglo. Jika sudah ada yang teriak inglo, maka orang tersebut menjadi pemenang dan kucing tetap mencari orang-orang lain yang masih belum ditemukan.
 Permainan Tradisional Petak Umpet
Si kucing terus mencari dan jika menemukan orang yang mengumpet, maka orang tersebut menjadi kalah dan kucing digantikan dengan orang yang kalah tadi. Begitulah permainan tersebut dilakukan hingga permainan berakhir. Waktu permainan bisa dilakukan pada pagi hingga siang hari. Jika sore hari biasanya anak-anak tidak boleh keluar rumah apalagi jika menjelang magh Permainan ini sangat digemari dari jaman dahulu sampai saat ini, tapi sekarang hanya beberapa anak saja yang bermain permainan petak umpet, karena sekarang anak-anak hanya sibuk dengan gadgetya dan lupa dengan teman-temannya.


Kamis, 30 Maret 2017

Senin, 26 Mei 2014

belajar dari air




Allah mengumpamakan yang benar dan yang batil dengan air dan buih atau dengan logam yang mencair dan buihnya, yang benar sama dengan air atau logam murni, yang bathil sama dengan buih air atau tahi logam yang akan lenyap dan tidak ada gunanya bagi manusia. Masih banyak lagi Allah menyatakan karunia air bagi kehidupan dunia dalam Al-Quran.
SELALU MENEMPATI RUANGAN
“Berbicaralah sesuai dengan bahasa kaumnya…”
Sifat air, seperti yang diajarkan oleh guru di tingkat sekolah dasar, salah satunya adalah menempati ruang. Dituangkan ke dalam wadah berbentuk apapun, air akan selalu mengikuti bentukwadah itu. Begitulah air, ia dapat memosisikan dirinya sesuai situasi dan kondisi yang sedang dialaminya. Manusia sewajarnya juga mampu untuk selalu menyesuaikan satu sama lain agar terjalin komunikasi yang saling dipahami.
ENERGI VS PENYAKIT
Selain itu,manusia mengikuti filosofi air, dituntut untuk bergerak. Bila air bergerak, maka benda-benda yang ada dihadapannya akan terbawa arus. Semakin besar debit air, maka semakin besar energi yang dapat diberikan oleh air. Namun, saat air itu diam, maka ia tidak akan memberikan pengaruh apapun terhadap benda-benda di sekitarnya. Bahkan, air yang menggenang justru akan menimbulkan penyakit, menjadi tempat berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk. Allah SWT telah memerintahkan manusia untuk terus beramal shalih.